15 Maret 2010

Tanggal: Senin, 15 Maret 2010
Bacaan : Keluaran 16:13-17
Setahun: Ulangan 26-27; Markus 14:27-53
Nats: Beginilah firman Tuhan: Pungutlah itu, tiap-tiap orang
menurut keperluannya (Keluaran 16:16)

Judul:
HARA HACHI BU

Penduduk kota Okinawa, Jepang, berjumlah sekitar satu juta jiwa. Dan
900.000 orang di antaranya berusia di atas 100 tahun. Tahun 2008
majalah BBC News mendaulat masyarakat Okinawa sebagai salah satu
komunitas penduduk dengan tingkat harapan hidup tertinggi di dunia.
Apa rahasianya? Konon, karena penduduk Okinawa sangat kuat menjaga
dan menjalankan tradisi hara hachi bu. Itu pepatah Jepang yang
artinya: makanlah hanya sampai 80% kenyang. Dengan kata lain, makan
secukupnya, jangan sampai kekenyangan.

Makan secara berlebihan tidak hanya tidak sehat secara jasmani,
tetapi juga secara rohani. Sebab itu menunjukkan ketidakmampuan
mengendalikan diri. Perintah Tuhan kepada umat Israel dalam
peristiwa turunnya manna adalah, “Ambillah secukupnya” (ayat 16).
Sejajar dengan ucapan Yesus: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia
harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku” (Matius
16:24). Secara sederhana menyangkal diri artinya: menahan diri atau
mengendalikan diri.

Manusia cenderung memilih hal yang “enak”. Walau “secara akal”, tahu
itu tidak sehat, tidak baik, tetapi karena “secara rasa”
menyenangkan, enak, nikmat, jadinya tetap dilakukan juga. Padahal
tidak jarang “yang enak” itu justru bisa menjerumuskan. Di sinilah
pentingnya penyangkalan diri. Salah satu batu uji paling sederhana
berkenaan dengan sikap menyangkal diri adalah: makan. Sebab biasanya
kalau sudah enak makan, orang jadi suka lupa diri; makan terus
sampai perut tidak lagi muat menampung makanan. Kita perlu belajar
mengendalikan diri, mulai dengan mengendalikan pola makan-AYA

MAKAN UNTUK HIDUP
BUKAN HIDUP UNTUK MAKAN

e-RH Situs:  http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2010-03-15
e-RH arsip web:        http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2010/03/15/

Ayat Alkitab:              http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+16:13-17

Keluaran 16:13-17

13    Pada waktu petang datanglah berduyun-duyun burung puyuh yang
menutupi perkemahan itu; dan pada waktu pagi terletaklah embun
sekeliling perkemahan itu.
14    Ketika embun itu telah menguap, tampaklah pada permukaan padang
gurun sesuatu yang halus, sesuatu yang seperti sisik, halus
seperti embun beku di bumi.
15    Ketika orang Israel melihatnya, berkatalah mereka seorang kepada
yang lain: “Apakah ini?” Sebab mereka tidak tahu apa itu. Tetapi
Musa berkata kepada mereka: “Inilah roti yang diberikan TUHAN
kepadamu menjadi makananmu.
16    Beginilah perintah TUHAN: Pungutlah itu, tiap-tiap orang menurut
keperluannya; masing-masing kamu boleh mengambil untuk seisi
kemahnya, segomer seorang, menurut jumlah jiwa.”
17    Demikianlah diperbuat orang Israel; mereka mengumpulkan, ada
yang banyak, ada yang sedikit.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ulangan+23-25
http://alkitab.sabda.org/?Markus+14:27-53

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: