17 Februari 2010 — Matius 16:21-28 — Jalan salib

Tanggal: Rabu, 17 Februari 2010
Ayat SH: Matius 16:21-28

Judul:  Jalan salib

Dengan berpegang pada pengenalan dasar murid-murid kepada-Nya, Yesus
mulai menjelaskan tentang masa depan-Nya  yaitu kepergian-Nya ke
Yerusalem karena melaksanakan kehendak Allah Bapa. Jalan itu
penuh penderitaan dan menuju kematian. Ia akan mengalami
penolakan dari para pemimpin Yahudi dan umat-Nya sendiri. Para
pengikut-Nya pun akan meninggalkan, menyangkal, dan mengkhianati
Dia. Ia akan mati dibunuh oleh para pemimpin Yahudi melalui
tangan orang Romawi, tetapi Ia akan bangkit pada hari ketiga.

Pesan mengenai penderitaan dan sekaligus pengharapan akan
kebangkitan rupanya belum siap dihadapi oleh murid-murid. Hal
ini terjadi karena pengharapan mesianis mereka yang bersifat
politis, bukan bersifat rohani. Ketidaksiapan itu terlihat
melalui respons Petrus, yang menarik dan menegur Yesus (ayat
22). Ini membuat Yesus balik menegur Petrus dengan keras, karena
ia begitu mudah dipakai oleh Iblis untuk menggagalkan rencana
Allah bagi Yesus.

Yesus menambahkan bahwa mereka yang mau mengikut Dia sebagai murid
harus menyangkal diri. Maksudnya ialah meninggalkan segala
keegoisan, ambisi, kenikmatan hidup, dan kebiasaan lama yang
tidak berkenan kepada Allah. Sebaliknya mereka harus memiliki
hidup yang mengutamakan Allah dalam setiap aspeknya. Mereka juga
harus memikul salib masing-masing dengan penuh pengurbanan dan
siap menghadapi penderitaan karena Injil. Maka pada kedatangan
Yesus yang kedua kali, yang mati karena iman dan Injil Kristus
akan menerima-Nya kembali karena jerih payah dan pengorbanan
mereka tidak sia-sia. Sebaliknya hukuman akan menimpa mereka
yang menyangkal imannya dan berbalik mengikuti dunia.

Sebagai murid Kristus, kita juga harus meneladani Yesus. Kita harus
siap menderita, berkorban, dan melayani sebagai saksi Kristus.
Kita pun harus memelihara kesetiaan kita dengan suatu ingatan
bahwa segala jerih payah kita di dalam Tuhan tidak sia-sia.

e-SH versi web:          http://www.sabda.org/publikasi/sh/2010/02/17/
Ayat Alkitab:                http://alkitab.sabda.org/?Matius+16:21-28

Matius 16:21-28

21. Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada
murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung
banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan
ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
22  Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia,
katanya: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu
sekali-kali takkan menimpa Engkau.”
23  Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyahlah
Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan
memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang
dipikirkan manusia.”
24. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang
yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul
salibnya dan mengikut Aku.
25  Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan
kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya
karena Aku, ia akan memperolehnya.
26  Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi
kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai
ganti nyawanya?
27  Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya
diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas
setiap orang menurut perbuatannya.
28  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang
hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat
Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya.”

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: