Sangatta

Sangatta, Kutai Timur

Perjalanan dinas kali ini adalah ke Sangatta dimana sebelum ke Sangatta saya sempat mampir juga ke Bontang, keperluannya sama seperti beberapa tugas dinas lainnya yaitu melakukan aktivasi buka cabang yang baru ditempat tsb (Sangatta dan Bontang)

Perjalanan dinas tersebut dilakukan dari tanggal 15 Desember 2008 s/d 22 Desember 2008, dimulai perjalanan dari Jakarta menuju Balikpapan (Bandara Sepinggan) saya menggunakan Garuda Indonesia Airlines (standar kantor selalu merekomendasikan menggunakan Garuda), perjalanan tersebut memakan waktu selama +/- 2 jam.  Sesampainya di Bandara Sepinggan tersebut rencana saya akan melanjutkan perjalanan ke Sangatta (bandara tanjung bara) menggunakan pesawat jenis casa yang hanya membutuhkan waktu +/- 1 jam dan ongkos berkisar antara 700rb – 1 juta.  Namun pada saat tersebut, saya kehabisan tiket pesawat tersebut sehingga mau tidak mau saya harus menempuh perjalanan darat dimana rute yang saya tempuh yaitu Balikpapan – Samarinda – Bontang – Sangatta dengan setiap titik ditempuh dalam waktu 2 jam. Kontras dengan waktu perjalanan Jakarta – Balikpapan yang kami tempuh dengan Garuda selama +/- 2 jam.  Perjalanan darat tersebut dapat dilakukan dengan menyewa Taxi bandara dimana tarifnya sekitar 800rb untuk rute dari Balikpapan menuju ke Sangatta namun tidak semua taxi bersedia mengantar kita sampai ke Sangatta, karena sepanjang jalan dari bontang ke sangatta sangat memprihatinkan.  Sehingga saya berinisiatif menggunakan taxi bandara hanya sampai ke Samarinda dengan ongkos 250rb kemudian saya melanjutkan perjalanan ke sangatta menggunakan mobil dinas kantor cabang samarinda.

Sesampainya di Sangatta pukul 1 malam dimana saya sempat kaget melihat kondisi kota Sangatta yang menurut saya sangat gersang, dan malam itu pun saya hanya mendapatkan kelas hotel yang cukup sederhana karena Hotel Royal Victoria yang cukup bagus telah habis di booking oleh karyawan KPC (Kalimantan Prima Coal).  Ternyata benar dugaan saya bahwa pada siang hari saya menyusuri jalan sepanjang hotel menuju kantor cabang yang baru tsb jalanan tsb sangatlah gersang dan berdebu serta panas sekali cuacanya.

Biaya hidup dan standar kehidupan di sangatta terhitung lebih tinggi dibanding Jakarta mungkin hal ini disebabkan oleh karena Sangatta merupakan kota pertambangan dimana hampir 95 % warga setempat hidup dari tambang sehingga untuk kebutuhan hidup warga sangatta harus mengambil dari kota lain.  Tambang batubara yang tersebar di sangatta tersebut adalah KPC (Kalimantan Prima Coal)

Sangatta adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Kutai Timur, provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Beribukota di Sangatta, kecamatan ini memiliki luas 3.861,26 km² yang merupakan 10,8% dari luas wilayah Kabupaten Kutai Timur. Berdasarkan data statistik tahun 2004, berpenduduk 63.782 jiwa dengan kepadatan penduduk rata-rata 16,36 jiwa/km², dan memiliki 22 desa sebagai wilayah administratif.[1]

Setelah ada pemekaran menjadi kabupaten sendiri, Sangata yang semula merupakan kota kecamatan, dipilih menjadi ibukota kabupaten Kutai Timur. Selain letaknya yang strategis, salah satu pertimbangan mengapa Sangata dipilih menjadi ibukota kabupaten, mungkin karena di pinggir kota Sangata terdapat kegiatan penambangan batubara yang cukup besar

Patung Burung Selamat Datang

Terdapat empat desa yang ditingkatkan menjadi kecamatan setelah pemekaran kecamatan pada tanggal 31 Oktober 2005, di antaranya menjadi Kecamatan Sengata Utara, Kecamatan Sengata Selatan, Kecamatan Rantau Pulung dan Kecamatan Teluk Pandan adalah:[2]

  1. Sengata Utara
  2. Teluk Lingga
  3. Singa Gembara
  4. Swarga Bara

Kondisi geografi

Sangatta

  • Kabupaten Kutai Timur, semula merupakan bagian dari kabupaten Kutai yang luasnya hampir sama dengan luas Jawa Timur.
  • Curah Hujan : 1700-2000 mm/tahun
  • Klasifikasi Lereng : > 15%
  • Rata-rata kedalaman muka air tanah: 80 cm
  • Ketinggian tanah 5-100 meter diatas muka air laut[1]

Sarana sosial/kemasyarakatan

  • Untuk menuju ke Sangata, dapat ditempuh melalui jalan darat dengan menggunakan mobil, atau melalui udara dengan menggunakan pesawat terbang. Apabila menggunakan mobil, diperlukan waktu selama dua jam perjalanan darat dari kota Bontang ke Sangata, empat jam dari Samarinda atau enam jam dari Balikpapan. Sedangkan kalau ditempuh melalui perjalanan udara dari bandara Sepinggan, Balikpapan, ke bandara Tanjung Bara, Sangata, memerlukan waktu satu jam.
  • Bandara Tanjung Bara adalah bandara kecil milik perusahaan penambangan batubara PT KPC. Hanya ada satu pesawat yang melayani route Sepinggan – Tanjung Bara, pesawat kecil milik perusahaan tambang batubara PT KPC.

Objek wisata di kecamatan ini antara lain:

  • Taman Nasional Kutai
  • Pantai Teluk Lombok
  • Pantai Teluk Prancis

Batubara

KPC

Di Sangatta terdapat perusahaan penghasil batubara yaitu PT. Kaltim Prima Coal yang berdiri sejak tahun 1991. Pada tahun 2007 perusahaan tambang ini memperkerjakan lebih dari 3.500 karyawan dan 5.000 karyawan kontraktor.

Kegiatan tambang batubara di pinggir kota Sangata di kelola oleh PT KPC. Area penambangannya sangat luas dan merupakan tambang batubara terbuka. Di area penambangan, beraneka macam kendaraan berat sibuk melakukan kegiatan penambangan. Excavator menggali, mengambil, kemudian menumpahkan batubara ke dalam bak dump truck yang sudah siap menunggu. Dump truck yang sudah penuh batubara kemudian berjalan menuju tempat penampungan sementara di pelabuhan. Dari tempat penampungan sementara, batubara dimasukkan ke dalam kapal pengangkut dengan menggunakan belt conveyor. Kapal pengankut yang sudah penuh batubara pergi meninggalkan pelabuhan menuju tempat tujuan. Sebagian besar menuju ke luar negri, menuju negara import.

Muatan kapal pengangkut cukup banyak. Untuk kapal ukuran kecil, sekali angkut mencapai antara empat puluh ribu sampai delapan puluh ribu ton. Konon, jumlah produksi penambangan batubara oleh PT KPC di Sangata pada tahun 2007 mencapai sekitar 40 juta ton. Sebagian besar di export dan sebagian kecil untuk kebutuhan pembangkit listrik PLN.

Sebagai penambang batu bara besar milik keluarga Bakri, perusahaan ini membangun komplek elit tempat hunian para karyawannya. Dengan fasilitas yang lengkap, mewah, dan modern, fasilitas ini meliputi perkantoran, perumahan, fasilitas olahraga, klinik kesehatan, pendidikan, ibadah, dsb. Fasilitas olahraganya sangat lengkap, meliputi lapangan tenis, badminton, bola voli, lapangan bola, kolam renang dan lapangan golf. Bahkan bandara Tanjung Bara, juga berada dalam komplek penambangan batubara PT KPC.

Pranala luar

Obyek wisata di Sangatta

Lihat pula

Sepulangnya dari sangatta saya diantar oleh mobil dinas cabang Bontang menuju ke Balikpapan, perjalanan tersebut memakan waktu 5-6 jam, dan sesampainya di Balikpapan pukul 2 malam dan mengambil hotel di Hotel City.  Untuk oleh-oleh khas Balikpapan saya membeli amplang kuku macan dan snack kering lainnya, sebenarnya ada banyak sekali yang ingin saya lihat di Pasar Sayur (pusat tempat oleh2) dan juga membeli Kepiting Kenari, namun karena waktu yang mendesak untuk kembali ke Jakarta maka terpaksa keinginan saya tersebut saya pending terlebih dahulu.  Transportasi dari Hotel City menuju bandara sepinggan tsb saya menggunakan mobil hotel dengan charge 50rb.

Sesampainya di bandara sepinggan saya cukup kaget dikarenakan pada saat akan checkin ternyata penerbangan Garuda dari Balikpapan menuju Jakarta dipending dari semula pukul 11 diundur menjadi pukul 5 sore dikarenakan pesawat yang biasa digunakan dari Balikpapan – Jakarta tsb digunakan untuk mengangkut jemaah haji dari Balikpapan menuju Makassar.  Segera saja saya complain mengenai kemunduran jadwal tersebut, dari pihak garuda mengakui telah berupaya menghubungi no ponsel saya untuk memberitahukan mengenai kemunduran jadwal tsb, namun pada saat tsb ponsel saya susah dihubungi karena masih di sangatta, sehingga akhirnya dari pihak Garuda bersedia menyediakan ruang tunggu exlusive (Garuda Lounge) untuk saya selama menunggu di bandara sepinggan.

Demikina pengalaman saya sepanjang malakukan dinas ke sangatta

Regards

Y-D-A

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: